Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu Agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu dan telah Kuridhoi Islam itu jadi Agama Bagimu (Al Maidah: ayat 3)

7.11.2008

LEBIH DEKAT KE NERAKA

B icara tentang selebriti memang tiada habis-habisnya. Kelas masyarakat yang satu ini punya keistimewaan tersendiri tidak hanya di mata para penggemarnya. Sebagai lambang “kesuksesan”, popularitas hampir selalu mengiringi para selebriti ini.

Makanya, jalan menuju popularitas begitu diminati dan dicari, meski dengan harga yang tinggi, di antaranya melalui berbagai model audisi. Padahal, berbagai bahaya terkandung dalam popularitas ini, sebagaimana yang kami uraikan dalam “Fikih Keluarga”.


Popularitas inilah yang menjadikan mereka terangkat sebagai sosok teladan dalam kehidupan baik dalam perilaku, gaya hidup bahkan dalam masalah agama. Kalau menilik tingkah polah para selebriti, dominasi maksiat lebih kentara dibanding perbuatan mereka yang berbau surga. lebih jelasnya, silahkan menyimak “Sakinah 1”.
Tidak dipungkiri, memang ada beberapa yang berusaha mencuci kembali kehidupan selebritinya itu dengan amalan-amalan islami. namun sayang, mereka tak menyangka bahwa amalan-amalan tersebut tidak ada dasarnya. Apa saja contohnya? Silahkan baca “Sakinah 2”.
Demikianlah, mengingat begitu banyak perilaku selebriti yang lebih dekat ke neraka, tidak sepantasnya mereka diidolakan apalagi dipuja, apalagi berkeinginan menjadi seperti mereka. namun, sebagaimana pelaku dosa lainnya, tidak tertutup kemungkinan para selebriti itu menjadi penghuni surga, asal mereka taubat dengan sebenar-benarnya.
Rasulullah telah bersabda, “Sesungguhnya tiap-tiap kalian dikumpulkan penciptaannya dalam rahim ibunya selama 40 hari berupa nutfah, kemudian menjadi ‘Alaqah (segumpal darah) selama itu juga lalu menjadi Mudhghah (segumpal daging) selama itu juga, kemudian diutuslah Malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya lalu diperintahkan untuk menuliskan 4 kata : Rezeki, Ajal, Amal dan Celaka/bahagianya. maka demi Allah yang tiada Tuhan selainnya, ada seseorang di antara kalian yang mengerjakan amalan ahli surga sehingga tidak ada jarak antara dirinya dan surga kecuali sehasta saja. kemudian ia didahului oleh ketetapan Allah lalu ia melakukan perbuatan ahli neraka dan ia masuk neraka. Ada di antara kalian yang mengerjakan amalan ahli neraka sehingga tidak ada lagi jarak antara dirinya dan neraka kecuali sehasta saja. kemudian ia didahului oleh ketetapan Allah lalu ia melakukan perbuatan ahli surga dan ia masuk surga.” (Riwayat Bukhari no. 3208, Muslim no. 2643)
Untuk itulah, banyaknya dosa janganlah membuat pelakunya putus asa dari rahmat Allah, sebaliknya, jangan merasa sombong dan merasa aman dengan banyaknya amalan shalih yang dilakukan, sebab Allah Maha membolak-balikkan hati para hamba-Nya.

ane kutip dari Majlah Nikah


0 komentar:

Poskan Komentar

Terimaksih sudah menyempatkan waktunya untuk membaca artikel diatas,silahkan tinggalkan komentar Anda