Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu Agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu dan telah Kuridhoi Islam itu jadi Agama Bagimu (Al Maidah: ayat 3)

1.21.2009

Eropa Kampanyekan Pencopotan Nobel Perdamaian Perez


Brussels – Infopalestina: Anggota Komite Eropa untuk Pembebasan Blokade Gaza mengungkap adanya upaya yang dilakukan untuk menggalang kampanye internasional untuk mencopot piala Nobel perdamaian dari Presiden Israel Shimon Perez. Karena agresi biadab yang dilancarkan Israel, Negara yang dipimpin Perez, ke Jalur Gaza. Hal yang sama juga diserukan para sastrawan Bahrain.

Wakil dari Yunani di Komite Eropa untuk Pembebasan Blokade Gaza, Yorgos Anastopolos mengatakan, “Ide pencopotan piala perdamaian dari Perez muncul setelah pernyataannya sepekan yang lalu bahwa yang menjadi perhatian dirinya adalah kepentingan Israel bukan apa yang terjadi di Jalur Gaza.”

Dia menambahkan ide ini berasal dari para tokoh yang telah mendapatkan hadiah Nobel. Kemudian berkembang menjadi ide umum dan dimulai kampanye pengumpulan tandatangan dari para pemikir, santrawan dan ilmuwan di seluruh penjuru dunia. Dia menyatakan bahwa mereka yang menandatangani permintaan ini saat ini sudah mencapai ratusan tokoh.

Kampanye yang sama juga dilakukan sampai terkumpul sebanyak mungkin tandatangan. Kemudian diajukan kepada panitia pemberi hadial Nobel di Swedia. Disebutkan bahwa langkah ini akan dibarengi dengan tekanan dan protes dari tingkat rakyat dan akademisi. Setelah itu mengharuskan panitia pemberi hadiah Nobel untuk memutuskan apakah akan mencopot hadian itu dari Presiden Perez atau tidak.

Aktivis kemanusiaan dari Yunani ini mengatakan bahwa hadiah Nobel untuk perdamaian diberikan semata ide politik. Bahkan itu murni ide politik. Itu berbeda dengan hadiah-hadiah lainnya yang diberikan kepada para tokoh yang sudah menyumbangkan hasil nyata.

Dia menjelaskan, proses pencopotan piala Nobel untuk perdamaian dari Perez ini hanya sekadar simbolis saja. Karena dia sudah mendapatkan uang sebesar 1,5 juta USD dan itu tidak mungkin ditarik kembali. Namun proses ini akan menjadi penghinaan pada pribagi Perez dan Israel.(wsm/ktp/infopalestina)


0 komentar:

Poskan Komentar

Terimaksih sudah menyempatkan waktunya untuk membaca artikel diatas,silahkan tinggalkan komentar Anda